Selasa, 17 Januari 2012 - 0 komentar

Akuntasi

A. Pengertian dan Definisi Akuntansi
Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya. Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan. Akuntansi digunakan di hampir seluruh kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk mengambil keputusan sehingga disebut sebagai bahasa bisnis.

B. Fungsi Akuntansi
Fungsi utama akuntansi adalah sebagai informasi keuangan suatu organisasi. Dari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan sutu organisasi beserta perubahan yang terjadi di dalamnya. Akuntansi dibuat secara kualitatif dengan satuan ukuran uang. Informasi mengenai keuangan sangat dibutuhkan khususnya oleh pihak manajer / manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi.

C. Laporan Dasar Akuntansi
Pada dasarnya proses akuntansi akan membuat output laporan rugi laba, laporan perubahan modal, dan laporan neraca pada suatu perusahaan atau organisasi lainnya. Pada suatu laporan akuntansi harus mencantumkan nama perusahaan, nama laporan, dan tanggal penyusunan atau jangka waktu laporan tersebut untuk memudahkan orang lain memahaminya. Laporan dapat bersifat periodik dan ada juga yang bersifat suatu waktu tertentu saja.

D. Siklus Akuntansi
Siklus akuntansi terdiri dari :
Tahap Pencatatan: Dokumen transaksi, Jurnal, Buku besar, dan Neraca saldo
Tahap pengiktisaran: Ayat jurnal penyesuaian, Jurnal pembalik, dan Neraca lajur
Tahap Pelaporan: Laporan keuangan, Jurnal penutup, dan Neraca saldo setelah penutupan

Dokumen transaksi 
Merupakan: langkah awal siklus akuntansi
dokumen yang berupa transaksi dan peristiwa yang terjadi yang mempengaruhi posisi keuangan perusahaan, misal: bon, kuitansi, formulir, dll.

Jurnal
 Adalah buku harian untuk mencatat transaksi keuangan menurut urutan tanggal ke dalam kelompok akun debet dan akun kredit.

Buku Besar
Merupakan daftar transakasi secara kronologis yang berupa pengelompokkan masing-masing perkiraan.
Proses pengelompokkan akun dari jurnal ke buku besar disebut posting

Neraca Saldo
Merupakan pengelompokkan saldo akhir didalam buku besar
Fungsi: mengevaluasi adanya kesalahan posting atau penjurnalan melalui ketidaksamaan antara debet dan kredit.
 
Ayat Jurnal Penyesuaian (AJP) 
Memerlukan konsep penandingan yang mendukung pelaporan pendapatan dan beban terkait dalam periode yang sama.
Melibatkan sekurang-kurangnya satu perkiraan laba/rugi dan satu perkiraan neraca.
Misal: proses biaya menjadi beban

Jurnal Pembalik
Diperlukan untuk menghindari pengakuan pendapatan dan beban berganda karena penyusunan AJP. 

Neraca Lajur
Merupakan langkah optional untuk membantu penyusunan laporan keuangan. Terdiri dari 10 kolom, yaitu: neraca saldo, ajp, neraca saldo setelah penyesuaian, laporan l/r, neraca; masing-masing terdiri dari sisi debet dan kredit

Laporan Keuangan
Disusun berurutan dari laporan l/r, laporan perubahan modal, neraca, arus kas guna menjelaskan keterkaitan antara laporan keuangan.

Jurnal Penutup
Diperlukan untuk menihilkan nilai perkiraan pada kelompok: Pendapatan, Beban, Ikhtisar L/R, dan Prive. Pada awal periode berikutnya sehingga dapat menggambarkan kinerja perusahaan masing-masing periode.

Neraca Saldo Setelah Penutupan
Berisi perkiraan riil (perkiraan yang dilaporkan neraca) yang tidak dinihilkan.

0 komentar:

Posting Komentar